Monday, 7 May 2012

10 Prinsip Utama Liberalisme Klasik


Oleh: Nigel Ashford

  1. Liberty (Kebebasan), Sebagai nilai politik utama. Pemerintah harus berperan untuk mencegah hal-hal yang bisa membahayakan kebebasan
  2. Individualisme, Keyakinan bahwa seorang individu itu lebih penting dari kelompok atau kolektivisme. Tidak seorangpun berhak untuk mengorbankan individu demi apa yang sering disebut sebagai kebaikan bersama (Komunisme, fasisme, sosialisme, komunitas)
  3. Skeptis akan kekuasaan, Karena kekuasaan sering disalahgunakan. Banyak tokoh yang sering berbicara atas nama rakyat namun hakikatnya dia berbicara hanya untuk kepentingannya sendiri. Liberalisme klasik percaya bahwa hanya individu lah yang tahu dan berhak memutuskan apa yang baik untuk dirinya sendiri, bukan penguasa, komunitas atau super body lainnya. Orang lain tidak berhak untuk memaksa individu untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu
  4. Rule of Law (Aturan Berdasarkan hukum), Yaitu adanya aturan-aturan tertentu yang menjadi tolok ukur bagi setiap tindakan baik itu individu maupun pemerintah, dan setiap orang adalah sama dihadapan hukum tanpa melihat ras, gender, agama, atau orientasi seksual
  5. Masyarakat Sipil, sederhananya adalah organisasi sukarela yang menengahi antara negara dan masyarakat. Liberalisme klasik percaya bahwa sebagian besar masalah sosial dapat diatasi oleh kelompok-kelompok masyarakat sipil yang dibentuk secara sukarela, entah itu dalam bentuk keluarga, organisasi charity, organisasi sosial keagamaan, pendidikan dll. Karena mereka memiliki pengetahuan dan berurusan langsung dengan individu dilingkungan mereka sendiri
  6. Spontaneus Order, order atau keteraturan atau tatanan dapat terbentuk dengan sendirinya tanpa perlu adanya intervensi dari lembaga, badan atau institusi tertentu. Contohnya bahasa yang terbentuk dengan sendirinya, dan memiliki kaidah-kaidah tersendiri yang disepakati bersama tanpa ada arahan dari siapapun. Kita tidak perlu orang lain untuk merencanakan hidup kita
  7. Pasar Bebas, Aktifitas ekonomi harus sepenuhnya diserahkan pada keputusan individu. Pemerintah tidak perlu mendikte masyarakat. Apa yang harus dilakukan pemerintah adalah melindungi Kepemilikan individu dan menengahi perselisihan, apabila ada. Sejarah mencatat bahwa ekonomi pasar bebas lebih bisa meningkatkan kemakmuran dan mengurangi kemiskinan
  8. Toleransi, tidak mengintervensi apa yang orang lain suka dan tidak suka berdasarkan preferensi kita. Contohnya adalah kebebasan berbicara
  9. Perdamaian, melakukan segala urusan tanpa harus menerapkan kekerasan atau peperangan. Dalam hubungan internasional, Perdamaian tergambar dalam tidak mencampuri apa yang menjadi urusan domestik negara lain. Perdamaian bisa terwujud apabila ada kebebasan bergerak 4 hal (Tenaga kerja/orang, modal, barang dan jasa) + 1 (Ide-ide)
  10. Pemerintahan yang terbatas, Peran ideal pemerintah adalah seminimal mungkin dalam kehidupan. Peran utama yang harus mereka pegang adalah menjega kebebasan itu sendiri


No comments:

Post a Comment